Uji Coba Teknologi Biosaka N Level 1 Sukses, Mukridon: Tinggal Pemkab Ponorogo Bagaimana?
KOMPAS™, PONOROGO – Uji coba penggunaan Teknologi Biosaka N Level 1 diklaim mampu menghilangkan bau menyengat di sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Mrican, Jenangan Ponorogo.
Persoalan bau tidak sedap tersebut selama ini menjadi keluhan warga sekitarz mulai menemukan titik temu setelah Mukridon Romdloni, Anggota DPRD Kabupaten Ponorogo, Fraksi NasDem melakukan uji coba penggunaan Biosaka N Level 1.
“Kondisi TPA Mrican yang overlod, air lindi, dan bau menyengat, ini harus menjadi perhatian serius,” ungkapnya. Kamis, (19/2)
Untuk itu Mukrid akhirnya mengambil langkah uji coba Biosaka N Level 1 di TPA Mrican dihadiri oleh Sidik Purnomo, Kepala Desa Mrican, perwakilan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), serta masyarakat Ponorogo. Cairan Biosaka N Level 1 disemprotkan ke tumpukan sampah yang menggunung dan bau, hasilnya berkurang drastis.
“Targetnya jelas, menghilangkan bau menyengat, menetralisir air lindi, dan mencegah air lindi masuk ke tanah dan di konsumsi warga,” ungkapnya.

Menurutnya air lindi hasil pembusukan sampah, selama ini menjadi ancaman tersembunyi karena mencemari tanah dan air sumur. Jika teknologi ini mampu menetralisir air lindi, maka perlindungan lingkungan jangka panjang dapat terjaga.
“Pada Rabu, (18/2) penyemprotan Biosaka N Level 1 juga dilakukan di sejumlah TPS3R di Ponorogo,” katanya.
Mukrid menambahkan bahwa ke depan, dia berharap semua petugas kebersihan baik dari pemerintah maupun swasta bisa dilengkapi dengan semprotan teknologi Biosaka N Level 1. Sehingga penanganan bau bisa dilakukan lebih cepat dan merata.
“Teknologinya sudah ada dan hasil terbukti efektif, sekarang tinggal bagaimana pemerintah Kabupaten Ponorogo merespons ini semua,” pungkasnya. (Dekik)