6 Bulan, Perumda Sari Gunung Ponorogo Berjalan di Tempat
KOMPAS™, PONOROGO – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sari Gunung yang digadang-gadang akan mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD), hingga kini terkesan masih berjalan di tempat dan hanya dengan kelengkapan struktur serta master plan. 6 bulan tanpa perkembangan, berjalan di tempat.
Judha Slamet Sarwo Edi, Dewan Pengawas Sari Gunung mengungkapkan bahwa realitasnya sampai saat ini belum ada pekerjaan yang dilakukan. Sebagai pengawas, ia juga masih diam di tempat karena memang belum ada kegiatan atau pekerjaan yang dilakukan.
“Belum ada apa-apa, yang mau diawasi belum ada,” ungkapnya.
Sementara, Kepala Bagian Perekonomian Setda Ponorogo, Rizky Nugroho menjelaskan bahwa belum beroperasinya Perumda Sari Gunung karena sampai saat ini belum ada penyertaan modal yang masuk.
“Belum ada penyertaan modal yang masuk, jadi ya belum berjalan,” ungkapnya. (29/4).
Menurutnya, sejauh ini manajemen telah menyusun master plan, termasuk didalamnya usulan pembangunan kantor di lokasi yang strategis. Dan sampai saat ini memang masih sebatas konsep, belum ada program yang bisa direalisasikan karena belum adanya suntikan dana yang masuk.
“Honorarium untuk dewan pengawas dan direktur juga belum ada sama sekali,” jelasnya.
Sementara untuk peluang anggaran di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) maupun Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) pada tahun ini belum bisa dimasukkan, kemungkinan ada peluang baru pada tahun 2027.
“Peluang penganggaran, ya masih pada tahun 2027 nanti,” pungkas Rizky Nugroho, Kepala Bagian Perekonomian Setda Ponorogo. (*)

