Plt Bupati Ponorogo Pastikan Stok LPG Aman
KOMPAS™, PONOROGO – Cegah potensi praktik curang distribusi Liquefied Petroleum Gas (LPG), Plt Bupati Lisdyarita bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) mendatangi Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPBE) Buana Karya Suryapratama Ponorogo.
Dalam kunjungannya bertemu dengan Gatot Subroto, Sales Branch Manager (SBM) Kediri IV Gas Pertamina. Hasilnya untuk Kabupaten Ponorogo mendapat tiga kali tambahan pasokan untuk gabung gas melon ukuran 3 kilogram. Masing-masing pada tanggal 17 Maret, 19 Maret, dan 22 Maret tahun 2026, sebanyak 70.560 tabung.
“Insyaallah ketersediaan LPG di Kabupaten Ponorogo aman,” ujar Bunda Lisdyarita, Selasa kemarin.
Ia mengungkapkan rasa leganya setelah melihat langsung produksi di SPBE. Rata-rata distribusi harian untuk wilayah Ponorogo mencapai 29.820 tabung.
“Alhamdulillah menjelang dan setelah lebaran ada penambahan pasokan, Insyaallah Ponorogo tidak akan terjadi kelangkaan gas LPG melon,” tambahnya.
Menurutnya, Pemkab Ponorogo menyiapkan langkah pencegahan agar tidak terjadi praktik curang distribusi LPG, Satuan Tugas (Satgas) yang dibentuk oleh Polres Ponorogo efektif menangkal praktik kotor perniagaan bahan bakar untuk rumah tangga.
“Kami mendukung satgas dalam mencegah terjadinya praktik curang perniagaan bahan bakar untuk rumah tangga,” tegasnya.
Sementara, Gatot Subroto, SBM Kediri IV Pertamina meminta masyarakat untuk selalu pro-aktif melapor apabila menemukan atau mengetahui pangkalan yang sengaja menahan penyaluran gas LPG ke konsumen.
“Lapor langsung saja, apabila ada pangkalan yang sengaja menahan penyaluran gas LPG,” katanya.
Menurutnya, dengan adanya tambahan tiga kali distribusi sudah mampu memenuhi kebutuhan masyarakat selama lebaran untuk Kabupaten Ponorogo. Kami menginstruksikan pangkalan untuk langsung menjual kepada konsumen.
“Adanya tiga kali penambahan distribusi pasokan gas LPG, Insyaallah aman bisa mencukupi kebutuhan masyarakat Ponorogo,” pungkasnya. (*)

