Gedung Gus Dur RSU Muslimat Ponorogo Tandai Kuatnya Peningkatan Layanan

Gedung Gus Dur RSU Muslimat Ponorogo Tandai Kuatnya Peningkatan Layanan

KOMPAS™, PONOROGO – Kokohkan penguatan peningkatan pelayanan, Rumah Sakit Umum (RSU) Muslimat Ponorogo resmikan Gedung Gus Dur. Minggu, (29/3).

Turut hadir Arifah Fauzi, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak; Saifullah Yusuf, Menteri Sosial; Rais Aam PBNU, KH Miftachul Akhyar; Gubernur Jawa Timur, Kholifah Indar Parawansa, dan Lisdyarita, Plt. Bupati Ponorogo bersama jajaran Forkopimda.

Direktur RSU Muslimat, dr. Zuriana mengisahkan sejarah perjalanan panjang kalau rumah sakit berdiri berawal dari Balai Kesehatan Ibu dan Anak (BKIA) yang diresmikan oleh Abdurrahman Wahid Ketua PBNU saat itu, pada 3 Agustus 1963. Dan terus berkembang sampai seperti sekarang.

“Berangkat dari BKIA menjadi RSU dengan layanan semakin lengkap, namun masih kekurangan salah satunya layanan spesialis kejiwaan, Gedung Gus Dur setinggi tujuh lantai salah satu tonggak peningkatan pelayanan,” ungkapnya.

Lisdyarita, Plt. Bupati Ponorogo menyampaikan kehadiran tokoh-tokoh nasional menjadi kehormatan dan suntikan semangat. Peran RSU Muslimat sangat strategis dalam membantu pemerintah menghadirkan layanan kesehatan yang merata bagi masyarakat.

“Gedung Gus Dur dengan semangat baru akan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri PPPA Arifah Fauzi yang juga sebagai Ketua PP Muslimat NU, menekankan pentingnya pelayanan kesehatan yang ramah bagi perempuan dan anak. “Ini bukti nyata solidaritas Muslimat, dari umat, oleh umat, untuk umat,” ujarnya.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengatakan bahwa layanan kesehatan yang dikembangkan Muslimat merupakan bentuk dakwah nyata untuk menghadirkan manfaat langsung bagi umat.

Pemotongan pita oleh Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar menandai prosesi peresmian, di akhir prosesi diwarnai penyerahan bantuan mulai dari tanaman, kendaraan, dan dukungan lainnya dari mitra kepada RSU Muslimat Ponorogo. (*)