Serius Layani Dumas, Pemkab Magetan Buka Laporan Via Wani Bares

Dewi Ulandari 24 Feb 2026 Berita, Pemerintahan
Serius Layani Dumas, Pemkab Magetan Buka Laporan Via Wani Bares

KOMPAS™, MAGETAN – Keseriusan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan dalam melayani keluhan dan aduan masyarakat terkait program Makanan Bergizi Gratis (MBG) membuka kanal resmi WA Komunikasi Terbuka dan Responsif (Wani Bares).

Menurut Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Magetan, Cahaya Wijaya, mengatakan bahwa Langkah ini diambil untuk menjamin transparansi dan koordinasi lintas instansi dalam menangani dinamika program nasional tersebut di lapangan.

Dia menegaskan pemerintah harus siap menerima serta menindaklanjuti setiap laporan maupun masukan warga guna meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Kami akan layani semuanya dan akan diteruskan sesuai alur birokrasi, termasuk penyampaian laporan langsung kepada Bupati Magetan. Pemkab Magetan berkomitmen tidak menutup diri terhadap kritik maupun saran demi kelancaran implementasi MBG.
terkait. Pemerintah harus menerima semua masukan dari masyarakat,” ujarnya. Selasa, (24/2).

Masyarakat dapat memanfaatkan layanan WANI BARES (WA Komunikasi Terbuka dan Responsif) melalui nomor WhatsApp 08113777474 atau 081231177772. Kanal yang dikelola Diskominfo ini dirancang untuk memberikan respons cepat terhadap setiap aspirasi yang masuk secara digital.

Belakangan ini muncul berbagai dinamika di masyarakat, termasuk keinginan warga untuk melakukan konfirmasi langsung kepada Badan Gizi Nasional (BGN) di Magetan. Menanggapi hal tersebut, Diskominfo telah menggelar forum kehumasan bersama instansi terkait untuk menyamakan persepsi. Forum koordinasi ini melibatkan unsur Polres, Kodim, Kejaksaan, hingga Pengadilan Negeri guna memperkuat sinergi informasi.

“Upaya kolektif ini bertujuan memastikan data yang diterima masyarakat tetap akurat, terverifikasi, dan bebas dari disinformasi,” tambahnya.

“Kami terbuka. Apa pun pengaduan akan kami komunikasikan dengan pihak yang bersangkutan. Karena kewenangan ada pada masing-masing institusi,” lanjutnya.

Dia menyebut bahwa pemerintah daerah juga aktif memantau berbagai isu yang berkembang di media sosial sebagai bentuk deteksi dini terhadap persoalan di lapangan. Tim teknis akan bergerak cepat menjembatani komunikasi dengan instansi berwenang jika ditemukan kendala serius dalam program MBG.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa program Makan Bergizi Gratis merupakan agenda nasional yang menyangkut kepentingan masyarakat luas serta kedaulatan negara. Kolaborasi lintas lembaga menjadi kunci utama agar penanganan setiap kendala berjalan optimal dan tepat sasaran.

“Yang paling tepat menyampaikan tentu yang menguasai bidangnya. Kami berterima kasih kepada media dan masyarakat Magetan yang memberikan informasi. Semua akan kami tindak lanjuti sesuai mekanisme,” pungkasnya. (*)