Bupati Magetan Kenalkan Program 3 Juta Per RT di Ponpes Darul Ulum Poncol

Bupati Magetan Kenalkan Program 3 Juta Per RT di Ponpes Darul Ulum Poncol

KOMPAS™, MAGETAN – Wakil Bupati Suyatni Priasmoro bersama jajaran forkopimda Kabupaten Magetan menghadiri Manaqib Kubro dan Halalbihalal PCNU dan Jamiyyah Ahlith Trariqah al-Mutabarah An-Nahdliyah (Jatman) di Lapangan Ponpes Darul Ulum Poncol, Desa Poncol, Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Sabtu, (11/4).

Pengasuh Ponpes Darul Ulum Poncol KH Ahmad Fathoni menyampaikan kegiatan tersebut dalam rangka mengokohkan ukhuwah nadiniah dan islamiyah untuk menjadi pelopor ukhuwah naruliyah yang mana masyarakat Indonesia mayoritas adalah Nahdlatul Ulama.

“Mudah-mudahan majelis ini menjadi majelis yang mendatangkan keberkahan dari Allah SWT, dan kebarokahannya hingga nanti di Yaumul Kiyamah,” ungkapnya.

Dalam sambutannya Wakil Bupati Magetan Kang Suyat menyampaikan bahwa pembangunan daerah tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah namun harus melibatkan semua pihak, termasuk tokoh masyarakat dan tokoh agama. Peran tokoh agama sangat penting dalam menjaga arah pembangunan di Kabupaten Magetan tetap mengutamakan kepentingan masyarakat.

Menurutnya, belakangan ini Kabupaten Magetan dilanda cuaca hujan yang cukup deras yang akhirnya membuat banyak wilayah yang terdampak banjir yang kada akhirnya sangat menganggu kehidupan masyarakat dalam beraktifitas dan itu merupakan bagian dari tanggung jawab bersama.

Berbagai faktor menyebabkan terjadinya banjir, salah satunya yaitu kurangnya drainase dalam setiap ruang bangunan sehingga air tidak dapat di alirkan secara tepat dan cepat yang akhirnya air meluap dan mengakibatkan banjir di berbagai tempat, kapasitas drainase yang kurang memadai dalam menampung air hujan juga menjadi ganti air meluap dan mengakibatkan banjir.

Adanya program yang dicanangkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan yakni program 3 juta per RT, bisa menjadi salah satu solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut mulai dari tingkat RT. Dalam hal ini peran tokoh agama dan tokoh masyarakat sangat penting dalam mendorong kerjasama semua pihak untuk bersinergi bersama-sama menguraikan permasalahan banjir yang berdampak pada rusaknya jalan, fasilitas umum, hingga rumah warga.

“Mudah-mudahan program 3 juta per RT, dan dukungan kerjasama antar pemerintah dan warga masyarakat Kabupaten Magetan bisa membangun drainase yang baik untuk mengurangi luapan air banjir,” pungkasnya. (*)