Dari Sales Jadi CEO, Dari UD. Rhino Jadi Gurita Usaha di Ponorogo
KOMPAS™, PONOROGO – Mengenal sosok Soerhino, Pemilih UD. Rhino, salah satu pengusaha mebel di Ponorogo yang memulai usaha benar-benar dari nol, dukungan komunitas dan persahabatan mengantarkannya mencapai kesuksesan.
Berawal pada tahun 1986, keinginan untuk masuk angkatan tidak direstui kedua orangtuanya, keinginan untuk menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) juga kandas setelah sembilan kali gagal, akhirnya mengikuti irama orang tuanya di usaha dagang.
“Awalnya ingin masuk TNI namun tidak dapat restu orangtua, kemudian PNS gagal, bahkan sempat sukuan juga, namun akhirnya ikut ibuk dagang,” ungkapnya. Jumat, (24/4).
Bakat bisnisnya mulai terasah sejak saat itu, dan mengantarkannya ikut sebuah perusahaan mebel milik China di Madiun, sebagai sales selama sekitar enam tahun. Capaian penjualannya selalu tertinggi di perusahaan saat itu.
Kemudian pada tahun 1992 menikah dan kemudian mendirikan UD. Rhino yang bergerak di bidang mebeler, pengalaman dan jaringan pasar yang telah dia kuasai menjadi modal tersendiri untuk membangun usaha dari nol. Awalnya dia bareng truk ke Jepara untuk belanja barang.
“Saat itu banyak truk yang ke Jepara, saya bareng itu untuk belanja,” ungkapnya.
Menurutnya, dia sengaja memilih segmen pasar kelas menengah keatas, untuk meminimalisir saingan, selain itu juga karena jaringan komunitas yang dia miliki saat itu kelas menengah keatas.

Dia sadar bahwa penjualan barang mebeler itu tidak setiap hari, kadang ada, kadang banyak, kadang tidak ada sama sekali beberapa waktu. Hal ini akhirnya membuka arisan mebel dengan komunitasnya.
“Arisan mebel itu ada sekitar 60 peserta, yang harus selesai dalam 20 bulan, dan ini berjalan 6 periode,” ungkapnya.
Mulai dari situ berkat manajemen yang bagus, usahanya berjalan semakin sukses, berbeda dengan jaman sekarang tinggal foto kemudian posting sudah bisa menjadi ajang promosi, kalau dulu ya harus membangun promosi benar-benar secara tradisional.
“Ya solusinya, lewat komunitas perkumpulan atau semacam arisan itu,” ungkapnya.
Sampai sekarang usaha tersebut masih berjalan dengan baik, bahkan sekarang menerima berbagai permintaan sampai pada servis mebeler.
“Cukup telepon, kita ambil, perbaiki, dan antar kembali,” ujarnya.
Berawal dari UD. Rhino yang bergerak di bidang mebeler, kini sudah merambah usaha lain, seperi apotek, cuci kendaraan, kos-kosan, studio musik, kebutuhan listrik dan lainnya.
“Ya, kuncinya yang penting kita bisa memberikan layanan yang aman dan nyaman kepada para pembeli,” pungkas Soerhino, Pemilik UD.Rhino Ponorogo. (*)

