Disuplay Kader Muda, Pelantikan PAC PDIP Ponorogo Targetkan Menang Kolektif

Disuplay Kader Muda, Pelantikan PAC PDIP Ponorogo Targetkan Menang Kolektif

SIMETRIS, PONOROGO – Hal berbeda nampak pada Pelantikan Pimpinan Anak Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PAC PDIP) di Kabupaten Ponorogo periode 2026-31, pengurus diwarnai 20 persen kader muda berusia di bawah 35 tahun, serta mengakomodir 30 persen kader perempuan. Pelantikan dilaksanakan di Graha Nirwana, Sabtu, (30/5) sore.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ponorogo, Siswandi mengatakan bahwa pelantikan diikuti oleh 210 Pengurus Anak Cabang (PAC) dari 21 kecamatan di Kabupaten Ponorogo, dengan formasi pengurus 30 persen perempuan dan 20 persen berusia di bawah 35 tahun.

“Formasi kepengurusan tersebut harus terpenuhi, apabila tidak ya dipending,” uangkapnya.

Ia menekankan bahwa pengurus PAC tidak hanya hadir di tengah masyarakat, namun juga harus memperjuangkan aspirasi masyarakat, menjadi penggerak gotong-royong dan menjadi ujung tombak partai dalam memperkuat konsolidasi organisasi.

Ditopang pengurus muda yang melek terhadap dunia digital, ia berharap energi baru tersebut akan menjadi motor penggerak dalam menyampaikan pekerjaan-pekerjaan partai untuk rakyat, sehingga publik memahami bahwa kader PDI Perjuangan senantiasa memperjuangkan segenap aspirasi masyarakat.

“Kita berharap dengan kepengurusan yang baru, PDI Perjuangan Kabupaten Ponorogo tetap solid, sehingga menang dalam perolehan suara, menang dalam perolehan kursi, baik di DPRD Kabupaten, DPRD Provinsi maupun DPR RI,” tegasnya.

Sementara Deni Wicaksono, Sekretaris DPD PDI Perjuangan Provinsi Jawa Timur menyoroti tingginya pemilih yang berorientasi pada pragmatisme. Ia merasa prihatin bahwa tingkat kepemilihan cenderung berdasarkan besarnya money politik bukan berdasarkan ketokohan, program, maupun tingkat amanahnya.

Ia mengaku pola pikir ini sulit diubah, namun sesulit apapun itu, ia meyakini bahwa masih ada pemilih yang mengedepankan idealisme.

“Jangan patah arang, matahari masih terbit dari timur, semangat harus tetap membara untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat,” tegasnya.

Menurutnya, sekolah partai PDI Perjuangan akan mampu membina dan membekali energi kader, terutama kader muda untuk selalu menjadi tonggak dan pondasi perjuangan dalam gerakan-gerakan yang simpatik untuk rakyat.

“Hanya PDI Perjuangan satu-satunya parpol yang punya sekolah partai di Jawa Timur, dan itu menjadi kawan candradimukanya pendidikan kader,” pungkas Deni Wicaksono saat di Pelantikan Pengurus PAC PDI Perjuangan se-Kabupaten Ponorogo. (*)