Tradisi Undur-undur Bersih Desa Bungkal Ponorogo, Ikuti Serunya!
KOMPAS™, PONOROGO – Lestarikan tradisi adat turun-temurun, Pemerintah Desa (Pemdes) Bungkal Ponorogo, akan menggelar acara Bersih Desa Undur-undur, pada Kamis-Jumat, 5-6 Februari 2026.
Kepala Desa Bungkal, Sapto Priyono mengatakan kegiatan tersebut merupakan wujud syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa ataa selesainya musim tanam, serta untuk memberikan penghormatan kepada leluhur pendiri desa.
“Musim panen telah selesai, tradisi undur-undur sebagai wujud rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan penghormatan kepada leluhur,” katanya. Rabu, (4/2).
Selain sebagai wujud permohonan agar desa diberikan keselamatan, keberkahan, dan dijauhkan dari segala marabahaya. Adapun rangkaian kegiatan Bersih Desa Undur-undur pada Kamis, 5 Februari 2026, kegiatan bakti sosial terapi, oleh komunitas Terapi Reaksi Cepat (TRC) Pena Jiwa Ponorogo, mulai jam 09.00-15.00 WIB di Gedung Serba Guna Martopuro, Komplek Kantor Desa Bungkal.
Dilanjutkan pada Jumat, 6 Februari 2026 diadakan pagelaran Paguyuban Reog Martopuro (Dukuh Kudo) dan Paguyuban Reog Taruno Budoyo (Dukuh Dungulan) kirab berangkat dari Rumah Kades Bungkal ke lapangan baru bola voli Dukuh Goran, Bungkal, Ponorogo.

Kemudian malamnya diadakan pegelaran wayang kulit oleh Dalang Muda Nanda Ahlul Wijaya, asal Bancar, Bungkal, Ponorogo yang merupakan lulusan ISI Yogyakarta dengan lakon Babad Alas Wonomarto dengan bintang tamu pelawak Mio sekalian.
Lebih lanjut Sapto Priyono menambahkan, bahwa dengan kegiatan ini diharapkan mampu memupuk gotong-royong dan mempererat tali silaturahmi, partisipasi, dan kerjasama seluruh warga desa.
“Semoga segenap warga masyarakat Bungkal, Ponorogo guyub rukun, gotong-royong membangun desa dan mempererat tali silaturahmi antar warga masyarakat desa,” pungkasnya. (Dekik)

