Peringati HUT ke-53, DPC PDI Perjuangan Magetan Fungsikan Kantor Sebagai Gedung Rakyat

Dewi Ulandari 10 Jan 2026 Politik
Peringati HUT ke-53, DPC PDI Perjuangan Magetan Fungsikan Kantor Sebagai Gedung Rakyat

KOMPAS™, MAGETAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Magetan peringati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-53 PDI Perjuangan di Kantor DPC PDI P Magetan, Sabtu (10/1).

Ketua DPC PDI Perjuangan Magetan terpilih, Diana Amaliyah Verawatiningsih (Sasa), tidak hadir karena dinas luar.

Meski begitu sejumlah tokoh lintas elemen hadir dalam tasyakuran tersebut, diantaranya Ketua Bawaslu Magetan M. Kilat Adinugroho, Komisioner Bawaslu Purwanto, perwakilan PCNU dan Muhammadiyah, pengurus DPC dan PAC PDI P, anggota DPRD Magetan Fraksi PDI P, Satgas Cakra Buana, hingga anggota Paskibraka.

Peringatan diisi dengan tasyakuran, pemotongan tumpeng, pembagian 530 tumpeng mini kepada kader dan undangan, serta kegiatan donor darah yang terbuka untuk umum.

Pada awalnya acara akan diawali dengan upacara, namun karena hujan menerpa acara dialihkan ke aula.

Wakil Ketua DPC PDI P perjuangan Magetan Joko Suyono menyebut kondisi tersebut justru menjadi refleksi soliditas kader.

“Cuaca hujan membuat upacara kita geser ke dalam aula. Tapi dari situ terlihat semangat dan kekompakan kader PDI Perjuangan tetap terjaga,” ujarnya.

Dia juga menyinggung dinamika internal partai, termasuk pergantian kepemimpinan dalam siklus reorganisasi lima tahunan. Ia menekankan pentingnya loyalitas dan kebersamaan kader dalam menjaga marwah partai.

“Pergantian kepemimpinan itu hal biasa dalam organisasi. Yang terpenting, semangat, loyalitas, dan keguyuban tetap terjaga untuk membawa PDI Perjuangan lebih baik ke depan,” tegasnya.

Dia juga menegaskan dirinya hanya bertindak sebagai ketua panitia kegiatan, bukan Ketua DPC. Ia sekaligus menyampaikan bahwa kepengurusan baru di bawah kepemimpinan Diana Amaliyah Verawatiningsih berkomitmen membuka kantor DPC sebagai Gedung Rakyat.

Fasilitas kantor, termasuk ruang-ruang dan mushala, telah dibenahi agar dapat dimanfaatkan untuk kepentingan bersama.

Selain itu, juga akan memperkuat kerja sosial dengan penguatan Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) sebagai bagian dari struktur organisasi partai. Langkah ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab partai terhadap kondisi wilayah Magetan yang terkadang rawan dengan berbagai jenis bencana alam, sehingga adanya Baguna partai dapat lebih cepat dan efektif dalam memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Ke depan, DPC PDI Perjuangan Magetan juga menargetkan penguatan regenerasi kader, khususnya dari kalangan generasi Z dan milenial.

“Regenerasi itu keniscayaan. Roda organisasi harus terus berputar. Kita siapkan kader-kader muda yang progresif dan revolusioner,” tandasnya.

Selain konsolidasi internal, PDI Perjuangan Magetan menegaskan komitmen sosialnya melalui donor darah bekerja sama dengan PMI. Kegiatan tersebut diikuti kader dan masyarakat umum sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan kemanusiaan.

Dia tak menampik perjalanan elektoral PDI Perjuangan di Magetan yang fluktuatif. Dari pernah meraih 21 kursi DPRD, turun hingga enam kursi pada periode terakhir.

“Ini menjadi pelajaran. Kami akan gotong-royong dan bekerja keras bersama kader dan masyarakat, untuk merebut kembali kepercayaan rakyat,” pungkas Joko Suyono, Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Magetan (*).