Pasca Digeledah KPK, Aktivitas Normal, Kadinkes dan Kadindik Ponorogo Dinas Luar
KOMPAS™, PONOROGO – Pasca penggeledahan Gedung Terpadu, oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Selasa, 19 Mei 2026, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) dan Kepala Dinas Pendidikan (Kandindik) Kabupaten Ponorogo tidak ada di kantornya, Kamis, (21/5).
Sita, Ajudan Kadinkes Ponorogo mengatakan bahwa Kadinkes ngantor normal pasca penggeledahan oleh KPK, namun hari ini sedang ada giat di luar. Namun, memang tidak memakai mobil dinas hari ini untuk acara giat.
“Ibu ada giat sejak pagi, mobilnya tidak dipakai untuk giat hari ini,” jelasnya.
Sedangkan ditanya terkait berkas apa yang disita oleh KPK, ia mengaku tidak mengetahui berkas atau dokumen apa saya yang disita, yang jelas saat itu yang diperiksa KPK hanya ruang Kadinkes saja.
“Saya tidak tau, kalau terkait berkas apa saja yang disita oleh KPK,” jelasnya.

Sama halnya, Kadindik juga tidak ada dikantor karena ada giat, salah satu Staf Kesekretariatan Dinas Pendidikan Kabupaten Ponorogo Yosi mengatakan bahwa bapak tidak ada dikantor, dan ibu Sekretaris Dinas Pendidikan (Sekdindik) juga sedang tidak ada.
“Bapak tidak ada dikantor, sedang ada giat di luar,” ujarnya.
Terkait saat penggeledahan oleh KPK, ia mengaku tidak mengetahui secara detail tentang apa saja yang digeledah dan dibawa oleh Tim KPK.
“Saya tidak mengetahui secara detail terkait penggeledahan oleh KPK,” ujarnya.
Sementara, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ponorogo Nurhadi, saat dikonfirmasi melalui daring mengatakan bahwa masih melaksanakan giat di wilayah Kecamatan Pulung.
Sebelumya diketahui bahwa KPK melaksanakan penggeledahan di Gedung Terpadu Ponorogo sejak Pukul 11.10 hingga pukul 19.30 dan membawa 3 buah koper yang disinyalir berisi dokumen yang ada keterkaitane dengan dugaan kasus korupsi dan gratifikasi atau TPPU yang melibatkan Bupati Ponorogo non aktif Sugiri Sancoko. (*)

