Cover 320 KPM 3B, SPPG Patihan Kidul Siman Beri Menu Spesial

Cover 320 KPM 3B, SPPG Patihan Kidul Siman Beri Menu Spesial

KOMPAS™, PONOROGO – Instruksi terbaru Badan Gizi Nasional (BGN) meminta peningkatan jumlah penerima program Makanan Bergizi Gratis (MBG) untuk ibu hamil, ibu menyusui, dan balita (3B) bagi seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). SPPG Patihan Kidul, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo mengcover 320 Kelompok Penerima Manfaat (KPM) 3B, terakhir penambahan di Desa Ronosentanan, Siman.

Sebelumnya, Nanik Sudaryati Deyang, Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, yang meminta seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk meningkatkan jumlah penerima manfaat kategori ibu hamil, ibu menyusui, dan balita (3B) di wilayah kerja masing-masing dalam dua minggu ke depan.

Dia menjelaskan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah mempercepat perbaikan gizi anak Indonesia sekaligus menurunkan angka stunting nasional melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Sekarang sampai dua minggu ke depan, seluruh SPPG harus punya penerima manfaat 3B. Saat ini capaian kita baru sekitar 9 juta, sementara data dari Kementerian Kesehatan mencapai 22 juta sampai 26 juta,” kata Nanik di Jakarta, Senin (11/5).

Nanik menilai, kondisi tersebut membuat BGN perlu melakukan re-focusing program agar layanan pemenuhan gizi lebih terarah kepada kelompok prioritas yang membutuhkan intervensi segera.

Maka dari itu, seluruh SPPG diminta aktif melakukan pendataan dan optimalisasi layanan agar cakupan penerima manfaat 3B dapat meningkat dalam waktu singkat. Upaya ini dinilai penting untuk mempercepat pemerataan layanan gizi kepada masyarakat.

Nanik menegaskan, SPPG yang belum mampu memenuhi target penerima manfaat 3B di wilayahnya akan dikenakan penghentian operasional sementara atau suspend.

Kebijakan itu diambil untuk memastikan seluruh pelaksana program tetap fokus pada tujuan utama, yakni memperbaiki gizi masyarakat dan menurunkan prevalensi stunting di Indonesia.

“Kalau penerima manfaat 3B di SPPG masih sedikit, maka SPPG akan di-suspend,” tegasnya.

Sementara, Asisten Lapangan (Aslap) SPPG Patihan Kidul, Siman, Fara Fauziah mengatakan bahwa pihaknya sudah melayani 320 KPM 3B di 3 desa, yakni Desa Patihan Kidul, Desa Manuk, dan Desa Ronosentan, Kecamatan Siman.

“Kita melayani 320 KPM 3B, sesuai pembagian koordinator kecamatan (korcam),” ungkapnya, Rabu, (20/5).

Sedangkan untuk penambahan atau pengurangan jumlah KPM 3B, menurutnya bisa bertambah atau berkurang, bisa berkurang ketika ada penambahan jumlah SPPG dan jumlah KPM 3B sendiri tidak bertambah.

Salah satu KPM 3B, Desa Patihan Kidul Siman, Sri Wahyuni mengatakan bahwa kadang kala menu tahu tempe dirasa kurang ideal, “Saya jujur tidak apa-apa ya, menu tahu tempenya itu lo, kurang ideal,” ungkapnya sambil tersenyum.

Menanggapi hal tersebut, Aslap SPPG Patihan Kidul, Siman, Fara Fauziah mengatakan bahwa semua menu yang disajikan untuk KPM dimaksimalkan sesuai dengan anggaran, dan untuk sisa akumulasi selama dua minggu digunakan untuk memberikan menu spesial seperti hari ini menu iga gongso nilai anggaran jauh dengan anggaran yang disediakan.

“Anggaran untuk setiap menu selalu kita habiskan secara maksimal, dan apabila ada sisa anggaran, untuk akumulasi selama dua Minggu kita berikan menu spesial,” pungkasnya.

Dalam kesempatan yang sama Ningrum, Kader TPK Desa Patihan Kidul Siman mengatakan bahwa selama ini menu yang SPPG Patihan Kidul cukup memuaskan, menunya enak bervariasi, buahnya juga besar-besar, dan ketika ada masukan sangat responsif. “Alhamdulillah menunya enak bervariasi, bila ada masukan sangat responsif,” pungkasnya. (*)