Belum SLHS, Menu Monoton, SPPG Ngrayun 2 Dikeluhkan Wali Murid
SIMETRIS, PONOROGO – Selama dua pekan terakhir mendapat menu yang sama, wali murid SDN 3 Ngrayun mengeluh di medsos. Menu tersebut dianggap tidak variatif atau monoton dan tidak memperhatikan keseimbangan pemenuhan gizi
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diduga diberikan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Ngrayun 2 (Minhajul Muna), Desa Sambi, Kecamatan Ngrayun yang baru beroperasi.
Melihat dari sisi perizinan, nampak setengah dipaksakan untuk beroperasi padahal menurut David Sagita Rosturia untuk Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) masih dalam proses pengurusan.
Sedangkan mengacu pada Standar Operasional Prosedur (SOP) Badan Gizi Nasional bahwa pelaksanaan program MBG wajib mengantongi SLHS.
Sebelumnya, wali murid SDN 3 Ngrayun menyampaikan keluhannya terkait menu MBG selama dua pekan sama, yang di posting oleh aku Sekar Arumia di grup Facebook INFO Ngrayun.
Menurutnya kondisi tersebut, selain membuat jenuh juga kurang memperhatikan pemenuhan gizi seimbang yang dikhawatirkan dapat mempengaruhi kesehatan.
Menyikapi hal tersebut David, langsung melakukan pengecekan ke sekolah untuk memastikan kondisi di lapangan, serta menyertakan lembar saran dan kritik setiap distribusi sebagai bahan evaluasi.
“Hal ini untuk menjaring masukan dari penerima manfaat,” ujarnya. Rabu, (27/5).
Ia memastikan menerima saran dan kritik sebagai bahan evaluasi pelaksanaan pelayanan MBG, apalagi SPPG Ngrayun 2 baru beroperasi selama sekitar 2 pekan.
Sedangkan jumlah penerima manfaat yang dilayaninya ada 1.193 penerima, “Kita akan memastikan diadakan evaluasi secara terus-menerus untuk memperbaiki kualitas layanan SPPG Ngrayun 2, Minhajul Muna, Sambi Ngrayun Ponorogo,” pungkasnya. (*)

