Usai di Suspend, 3 SPPG di Ponorogo Siap Beroperasi Lagi

Hari Prasetyo 15 Apr 2026 Berita, Pemerintahan
Usai di Suspend, 3 SPPG di Ponorogo Siap Beroperasi Lagi

KOMPAS™, PONOROGO – Tindakan tegas Badan Gizi Nasional (BGN) mensuspend 6(enam) Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Ponorogo lantaran tidak memenuhi Standar Operasional Prosedur (SOP) untuk proses evaluasi dan perbaikan membuahkan hasil, SPPG tersebut mulai berbenah untuk kembali melayani program Makanan Bergizi Gratis (MBG).

SPPG Mangkujayan, Ponorogo yang pertama menunjukkan kesiapannya untuk meski kepastian waktu beroperasinya masih menunggu waktu.

“SPPG Mangkujayan, siap beroperasi namun waktunya masih menunggu, kami cek dulu,” ujar Shiella, Koordinator Wilayah SPPI MBG Kabupaten Ponorogo. Rabu, (15/4).

Menurutnya tak hanya SPPG Mangkujayan yang siap beroperasi, ada dua lainnya yakni SPPG Pangkal Sawoo dan SPPG Ngunut Babadan. “Jadi ada 3 dari 6 SPPG yang kena suspend, yang siap beroperasi,” tambahnya.

Sementara SPPG Surodikraman Ponorogo, SPPG Krebet Jambon, dan SPPG Sumoroto Kauman masih berjalan ditempat di tahap perbaikan.

Sebelumya 6(enam) SPPG di Ponorogo tersebut terkena suspend karena kurang terpenuhinya instalasi pengolahan air limbah (IPAL), penggunaan air berstandar nasional, dan tidak adanya mess untuk karyawan atau pegawai.

“Kami terus mengingatkan kepala SPPG agar mendorong mitra untuk melengkapi fasilitas sesuai standar BGN,” tegasnya.

Ketegasan BGN dalam menertibkan tata kelola SPPG menjadi bagian untuk membuktikan bahwa program nasional MBG tidak hanya soal distribusi makanan, namun terkait pemenuhan gizi dengan standar fasilitas yang ketat.

Proses evaluasi dan perbaikan SPPG di Ponorogo diharapkan mampu menjawab permintaan publik, terhadap kualitas pemenuhan gizi serta keamanan kesehatannya terhadap anak didik penerima program MBG. (*)