Nelayan Wonogiri Lomba Perahu Balap di Waduk Gajah Mungkur
KOMPAS™, WONOGIRI – Para nelayan mengadakan event Pacu Jalur Wonogiri atau lomba perahu balap di Waduk Gajah Mungkur, Kabupaten Wonogiri, Minggu (7/9/2025).
Lomba tersebut dibagi menjadi dua kategori, yakni perorangan dan beregu. Pada kategori beregu, salah satu anggota kelompok harus berjoget di atas ujung perahu, sehingga hampir mirip anak yang menampilkan aura farming pada lomba Pacu Jalur di Kabupaten Kuantan Sengingi, Riau.
Sugiyanto selaku fasilitator lomba mengatakan, berbeda dengan Pacu Jalur di Riau, dalam Pacu Jalur Wonogiri ini penari di ujung perahu tidak boleh jatuh. Jika sampai tercebur ke air, timnya akan dinyatakan gugur.
Selain itu, setiap tim hanya beranggotakan lima orang. Mereka menempuh lintasan sepanjang ratusan meter.
“Kami pakai kapal nelayan tradisional, bukan kano atau perahu yang panjang,” ujarnya.
Perlombaan itu diikuti 36 peserta. Sebanyak 29 orang di antaranya adalah nelayan Wonogiri, sedangkan 7 lainnya nelayan dari Kabupaten Sukoharjo.
Kategori perorangan memunculkan juara 1-3, sedangkan kategori beregu hanya memunculkan juara 1-2. Setiap peraih juara memperoleh hadiah uang pembinaan, mulai ratusan ribu hingga jutaan rupiah.
Sugiyanto menambahkan, lomba Pacu Jalur itu sedianya digelar di bulan Agustus untuk memeriahkan HUT ke-80 Republik Indonesia.
“Tetapi karena para nelayan sibuk berkegiatan di kampung masing-masing, akhirnya digelar awal September. Alhamdulillah terlaksana hari ini,” terangnya.
Lomba Pacu Jalur itu baru pertama kali digelar dan rencananya diadakan rutin setiap tahun. Pacu Jalur diharapkan ikut mengangkat potensi pariwisata Wonogiri. (*)

Sumber: Suara Merdeka